
YOGYAKARTA, 3-5 Desember 2024 - Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2024 kembali digelar untuk ke-19 kalinya, dan yang spesial di tahun ini selain festival film tahunan, JAFF juga membuka Pasar Film (market) pertama dan terbesar di Indonesia. Sebagai salah satu acara perfilman terbesar di Asia Tenggara sudah sepantasnya Indonesia memiliki Pasar Film-nya sendiri. Karena Pasar Film merupakan pusat dan pasar bagi seluruh pelaku industri film baik sineas produksi perfilman, distributor baik dalam negeri maupun mancanegara, penikmat film (cineville) untuk saling terhubung dan membuka peluang kolaborasi dan bisnis bersama.
Antusias industri perfilman, Intellectual Property (IP) dan konten Indonesia sangat tinggi pada JAFF Market 2024. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perusahaan yang bergerak dibidang perfilman baik dalam negeri dan luar negeri dan penikmat industri film Indonesia hingga pelajar ikut berpartisipasi dan hadir dalam rangkaian tiga hari acara JAFF Market 2024 yang diadakan pada 3-5 Desember 2024 di Jogja Expo Center, DI Yogyakarta.
Adhya Pictures sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di industri perfilman dengan bangga dan antusias dapat berpartisipasi dalam JAFF Market tahun ini. Selain bertemu dengan para sineas dan perusahaan industri film lainnya, dalam market kali ini Adhya Pictures dipertemukan dengan banyak sekali membuka peluang nyata untuk menjalin kerja sama dan mengembangkan bisnis dengan para pelaku industri.
Tidak hanya di Market, Adhya Pictures juga turut berpartisipasi dengan membawa karya-karya yang akan rilis pada tahun 2025 dalam kompetisi Indonesia Screen Awards JAFF Festival 2024 lewat film drama “Sampai Jumpa, Selamat Tinggal” karya sutradara Adriyanto Dewo, produksi Adhya Pictures dan Relate Films dan film drama keluarga “Mungkin Kita Perlu Waktu” karya sutradara dan penulis naskah Teddy Soeriaatmadja, produksi Kathanika Films, Adhya Pictures dan Karuna Pictures.
Tidak hanya dua film yang telah ditampilkan pada booth Adhya Pictures, ada beberapa film lainnya yang dihadirkan yaitu film “The Hole” karya sutradara Hanung Bramantyo yang diproduksi bersama Dapur Film, film “Yakin Nikah” karya sutradara Pritagita Arianegara, dan film “Forza” karya sutradara Marco Balsamo yang diproduksi bersama RIVA Studios.
Berbagai kegiatan dihadirkan untuk para teman-teman pelaku industri film, tamu undangan dan para hadirin yang telah menyempatkan waktu untuk bertemu dan berbincang di booth Adhya Pictures. Selain mendapatkan kesempatan membuka network dan menyambung koneksi, Adhya Pictures juga membawa Guten Mørgen Coffee Lab yang mana juga salah satu brand dari bagian dari Adhya Group sebagai refreshment di booth selama JAFF Market berlangsung. Juga, menyajikan beberapa games tematik yang seru untuk mendapatkan official merchandise film-film Adhya Pictures.
Dengan kehadiran JAFF Market, momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi ekosistem film Indonesia tetapi juga sebuah langkah nyata dalam mendorong sinergi dan kolaborasi lintas industri. Mari bersama-sama merayakan kemajuan perfilman tanah air dan menjadikannya kebanggaan di panggung internasional.






